Yayasan Leonardo DiCaprio Terlibat Kasus Pencucian Uang

Yayasan amal milik aktor Hollywood, Lenonardo DiCaprio, diduga terlibat dalam skandal kasus pencucian uang perusahaan investasi  negara Malaysia, 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang kini tengah diselidiki oleh Amerika Serikat (AS). Jika memang terbukti, aktor ganteng tersebut siap untuk mengembalikan hadiah maupun donasi yang terbukti terkait dengan skandal pencucian uang tersebut.

Yayasan Leonardo DiCaprio Terlibat Kasus Pencucian Uang

Film yang dibintangi Leonardo DiCaprio tahun 2013 ‘The Wolf of Wall Street’, terseret dalam skandal 1MDB, setelah otoritas AS mengajukan gugatan hukum untuk menyita aset-aset terkait 1MDB yang ada di wilayah AS. Salah satunya adalah film ‘The Wolf of Wall Street’ yang diproduksi oleh Red Granite Pictures.

Low Taek Jho, seorang warga Malaysia yang terlibat pendirian 1MDB, menggunakan dana US$ 100 juta dari 1MDB untuk berinvestasi dalam film Hollywood itu. Semua itu tertera dalam gugatan hukum AS. Namun  hal tersebut ditepis oleh Grand Pictures, yang menyatakan bahwa tidak ada uang gelap yang diterima untuk memproduksi film tersebut.

Yayasan Lenardo DiCaprio Foundation, juga menerima aliran dana sekitar US$ 2 juta dalam bentuk uang tunai dan sumbangan dari seorang investor asal Malaysia, yang namanya disebut dalam gugatan hukum As terkait 1MDB. Semua itu diberitakan oleh Hollywood Reporter, media hiburan ternama AS.

Rabu (19/10/2016) ,Pihak Leonardo DiCaprio akhirnya  membuat pernyataan melalui perwakilannya. DiCaprio menyatakan dirinya akan bekerja sama dengan otoritas AS untuk mencari tau apakah aliran dan yang diterima oleh yayasan dan bintang yang dibintanginya berasal dari sumber gelap. Komentar ini merupakan pertanyataan pertama sejak namanya mencuat dalam kasus tersebut.

“Dia (DiCaprio) dengan segera meminta perwakilannya menghubungi Departemen Kehakiman untuk mencari tahu apakah dirinya maupun yayasannya. Leonard DiCprio Foundation (LDF) , pernah menerima hadiah maupun donasi amal, baik secara langsung atau tidak langsung terkait pihak-pihak  ini. Dan jika benar adanya, makanya akan mengembalikan hadiah atau donasi itu sesegera mungkin,” demikian bunyi pernyataan itu.

“Seluruh kontak dimulai oleh Tuan DiCaprio dan LDF,” bunyi pernyataan itu.

DiCaprio mendiirikan yayasannya pada tahun 1998, untuk mendukung serangkaian proyek lingkungan. Dia juga merupaka seorang duta PBB dengan julukan ‘messenger of peace’ atau pembawa pesan perdamaian. Namun, belakangan dia diminta untuk mundur setelah namanya terseret dalam kasus pencucian ini.

 

BACA JUGA Menhub dan Gubernur Bali, Benahi Sistem Transportasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *