NAMA MENTERI YANG LAYAK DIGANTI

Nama Menteri

Nama Menteri Yang Layak Diganti, Akhir-akhir ini dinamika politik Indonesia sedang meningkat. Selain terkait hak angket KPK, Perppu ormas, juga tentang isu reshuffle. Presiden Jokowi sebagai seorang pemimpin yang selalu memasang target kerja memang selalu membuat menteri-menterinya kewalahan.

Hasil dari kerja mengejar target tersebut memang terlihat dan sangat terasa. Dapat dilihat bagaimana pembangunan yang merata di berbagai daerah. Pertumbuhan ekonomi yang stabil di krisis ekonomi global, hingga meningkatnya citra Indonesia di dunia internasional.

Untuk mencapai hal tersebut para menteri harus bekerja ekstra, telah terbukti bagi menteri yang tidak dapat mengejar target. Ataupun melakukan kesalahan didepan dari kursi kepemimpinan melalui reshuffle kabinet.

Jika ditambahkan dengan perubahan posisi Arcandra Tahar, maka sudah tiga kali. Pak Jokowi melakukan reshuffle dengan total 18 menteri yang mengalami perubahan. Dan kali ini isu reshuffle kembali berhembus. Berikut nama-nama menteri yang berpotensi untuk diganti

1. Asman Abnur, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia

Asman merupakan perwakilan Partai Amanat Nasional (PAN) di kabinet kerja yang masuk ketika reshuffle jilid 2. Menggantikan posisi Yuddi Chrisnandi sebagai Menpan RB, Asman Abnur dinilai kurang berhasil. Program pelaksanaan reformasi birokrasi nasional telah memasuki tahap kedua yang ditandai dengan disusunnya. Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019 melalui PERMENPAN No. 11 Tahun 2015.

Dalam Road Map tersebut ditetapkan 3 (tiga) sasaran dan 8 (delapan) area perubahan reformasi birokrasi 2015-2019. Ketiga sasaran tersebut adalah birokrasi yang bersih dan akuntabel. Birokrasi yang efektif dan efisien, dan birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas. Ketiga sasaran tersebut juga ditetapkan target 2019 pada masing-masing indikator.

Berdasarkan target tersebut, Asman belum mampu membawa perubahan berarti. Kementerian PAN RB sejauh ini hanya fokus ke bidang pengawasan dan evaluasi, belum ada konsep yang jelas dalam peningkatan. Indikator birokrasi (mental aparatur, pengawasan, akuntabilitas, kelembagaan, tatalaksana, SDM aparatur, peraturan perundang-undangan, dan pelayanan Publik). Kinerja tersebut justru selama ini tertutupi oleh kinerja Kementerian Dalam Negeri.

Nama Menteri

Padahal Presiden Jokowi memasang harapan tinggi dalam penyederhanaan birokrasi, dan pebaikan mental aparatur negara.
Prestasi kerja yang minim tersebut juga semakin diperparah oleh hubungan PAN dengan koalisi partai yang renggang. Terlihat beberapa kali PAN mengambil sikap berbeda dengan koalisi di kebijakan parlemen.

2. Eko Putro Sandjojo, Menteri desa dan pembangunan daerah tertinggal

Eko Putro Sandjojo juga merupakan menteri yang baru bergabung dengan kabinet kerja pada reshuffle jilid 2. Menggantikan Marwan Ja’far, Eko tidak memperlihatkan perubahan berarti di kementerian. Membawa program kerja pengembangan desa fokus, pembangunan embung air desa, pembangunan sarana olahraga. Dan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kementerian selama ini justru terfokus terhadap dana desa.

Memiliki alokasi anggaran dana yang besar, tetapi dana desa belum memiliki sistem implementasi, pengawasan, dan evaluasi yang jelas dan terukur. Meskipun sudah membentuk satgas dana desa, tetapi kementerian yang dipimpinnya mendapatkan pukulan telak. Melalui operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu pejabatnya, Sugito, ketua unit pemberantasan pungutan liar.

Selain itu, Eko juga seharusnya bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi. Birokrasi dalam menegaskan sistem dana desa itu karena posisi seorang kepala desa yang berbeda. Dengan lurah dalam struktur pemerintahan, sehingga regulasinya juga berbeda meskipun setingkat.

Jika sistem ini sudah berjalan baik, maka program yang lainnya baru akan berjalan juga. Dan gebrakan itu yang belum terlihat dan masih jauh dari target nawa cita.

SILAKAN DIBACA: SRI MULYANI PAPARKAN HASIL KERJA PEMERINTAH KE DPR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *