Miriam Adelson Nenek terkaya di Israel

Miriam Adelson adalah seorang dermawan Amerika – Israel

Miriam Adelson sangat dikenal setelah menikah dengan Raja Bisnis Amerika Sheldon Adelson pada tahun 1991 dan sejak saat itu dirinya menjadi penyumbang dana Partai Republik yang terkemuka. Dia adalah penerbit koran Israel Hayom di negaranya. Bersama dengan suaminya Shelton banyak mendapatkan penghargaan di negaranya. Pada tahun 2013 dia menerima Kehormatan Kewarganegaraan Yerusalem.

Miriam Adelson meraih predikat orang terkaya di Israel versi Haaretz menggeser miliarder Israel seperti Eyal Offer dan Roman Abramovich. Kekayaan Miriam ditaksir mencapai USD 22 miliar atau Rp313,4 triliun (USD 1 = Rp14.247). Eyal Offer di awal tahun ini menjadi orang terkaya di Israel versi Forbes. Sementara, Abramovich menjadi orang terkaya nomor dua di Israel usai pindah kewarganegaraan. Abramovich ialah seorang pengusaha minyak yang juga pemilik klub sepakbola liga Inggris, Chelsea.

Miriam Adelson lahir di Tel Aviv dari orang tua yang melarikan diri dari Polandia sebelum Holocaust. Ayahnya adalah anggota terkemuka partai politik Mapam

Miriam Adelson merupakan istri dari Sheldon Adelson, seorang bos judi asal Amerika Serikat (AS). Dia bertambah kaya berkat adanya transfer aset dari sang suami pada tahun lalu. Miriam, meski jarang dikenal publik, ternyata aktif di dunia politik. Dia diketahui membujuk suaminya untuk menyumbang ke Partai Republik, padahal sebelumnya sang suami mendukung Partai Demokrat.

Selain itu, Miriam juga pernah mendapatkan Presidential Medal of Freedom dari Presiden Donald Trump. Medali tersebut adalah penghargaan sipil tertinggi di AS. Miriam Farbestin lahir di Tel Aviv dan menempuh studi internal medicine di Universitas Tel Aviv. Dia kemudian pindah ke AS dan mendirikan pusat-pusat pengobatan di Las Vegas dan Tel Aviv. Dia menikahi Sheldon pada 1991.

Meski tinggal di AS, miliarder ini masih berusaha terlibat di kehidupan Israel. Lewat koran, Israel Hayom milik sang suami, Miriam juga memberikan opininya terkait masalah kenegaraan. Dia juga terkenal sebagai sosok nasionalis.Pengaruh orang terkaya Israel ini di dunia politik juga membuatnya disebut ikut memengaruhi keputusan Presiden Trump untuk memindahkan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Namun, kabar itu dibantah oleh pihak Miriam.

sumber : liputan6

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *