Mengelar Pesta sebelum Mengakhiri Hidup

Besty Davis, Wanita usia 41 tahun asal California ini menggelar acara perpisahaan bersama sahabat dekatnya dan keluarga. namun, perpisahaan ini bukan karena dia ingin pindah rumah atau pindah negara melainkan perpisahaan untuk selama nya.

Besty menggelar acara perpisahaan sebelum dia mengakhiri hidupnya, para sahabat dan keluarga yang hadir menahan rasa sedih dan menjaga sikap saat acara berlangsung. mereka membuat acara benar-benar ceria, mereka memahami jika pertemuan ini adalah saat-saat terakhir melihat Betsy dalam keadaan Hidup.

Wanita ini mengalami penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis atau biasa disebut dengan ALS. dan dokter mengatakan dia sudah tidak mungkin bisa di sembuhkan.

20160815000630-1-betsy-davis-berpesta-sebelum-euthanasia-001-ardyan-mohamad

Betsy yang berprofesi sebagai seniman teater ini mengajukan izin resmi menjalani Euthabasia. Di California, pemerintah mengizinkan warga nya untuk mengakhiri hidupnya dengan bantuan dokter jika mengidap penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

saat izin pemerintah telah turun, Betsy langsung menyebar undangan kepada lebih dari 30 teman dekat nya untuk menghadiri acara yang telah dibuat nya pada tanggal 23-24 july lalu. Dalam undangan dia menjelaskan bahwa dia akan menjalani proses Euthanasia. Mereka boleh datang dan melakukan apapun saat acara berlangsung dan bersenang-senang asal dengan satu syarat yaitu dilarang Menagis.

“Saya dan teman-teman lain nya yang menghadiri undangan rasanya sangat berat dan sedih, namun kami sangat ingin hadir dan memberinya semangat sampai akhir takdir nya” ujar Niels Alpert, salah satu sahabat dan photografer dari New York.

Di detik akhir hidup nya, dia menyantap Pizza kesukaan nya, meminum coctail dan menonton film-film favorit nya.

Pada tanggal 24 july pukul 18.45, dia sendirian di villa puncak bukit dan meminum resep yang telah di berikan oleh dokter yaitu campuran Morfin, Pentobarbital, dan beberapa campuran bahan kimia lainnya. dia meninggal sekitar 4 jam kemudian dalam keadaan tidur.

ALS merupakan penyakit penurunan fungsi sel saraf motorik yang berkembang cepat, yang memicu kerusakan saraf lainnya.

beberapa tahun yang lalu Betsy masih bisa berjalan normal namun setahun terakhir ini dia hanya menggunakan kursi roda.

Dokter mengatakan dalam hitungan bulan dia akan lumpuh total dan kemampuan sarafnya akan semakin melemah dalam memproses informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *