MENGALAMIN MIMPI BURUK UNTUK PERGGUNA SMARTPHONE CANGGIH ANDROID

MENGALAMIN MIMPI BURUK UNTUK PERGGUNA SMARTPHONE CANGGIH ANDROID

MENGALAMIN MIMPI BURUK UNTUK PERGGUNA SMARTPHONE CANGGIH ANDROID :

Tahun ini ada setidaknya 1,1 miliar smartphone Android di pasaran. Smartphone Android menjadi pilihan banyak orang berkat banyak keunggulan yang dimiliki, misalnya harga terjangkau dan fleksibilitas di sisi software.

Akan tetapi, tidak kalah banyak hal-hal menjengkelkan yang dirasakan oleh pengguna gadget Android. Masalah lag sampai update menjadi isu dominan yang membuat Android inferior di mata pengguna iPhone, saingan terberatnya.

Nah bagi kamu yang sebelumnya tidak sadar ada banyak kelemahan di perangkat dengan OS Android, ini dia lima mimpi buruk saat mempunyai smartphone Android.

MAKAN MEMORI BESAR

Celakanya lagi bila bloatware-bloatware ini tidak bisa dihapus dan hanya bisa dinonaktifkan. Alhasil, pengguna harus rela memori internalnya habis dimakan bloatware.

APLIKAASI YANG MENJADI ANAK TIRI

Sudah menjadi rahasia umum bila aplikasi di iOS lebih mendatangkan keuntungan dari pada aplikasi di Android. Akibatnya, banyak developer akhirnya lebih merilis aplikasi mereka di iOS saja atau lebih dulu di iOS ketimbang Android.

BANYAK VIRUS

Diakui atau tidak, Android lebih rawan virus ketimbang platform iOS. Alasannya jelas, pengguna Android bisa dengan mudah mengunduh aplikasi dari pihak ketiga (di luar Google Play Store) atau mengunduh musik secara langsung lewat website yang terpampang di Google.

UPDATE TAK KUNJUNG DATANG

Semua ini disebabkan banyaknya vendor smartphone Android yang memodifikasi OS Android stock demi menghadirkan ‘eksklusivitas’ pada konsumen. Tak aneh bila akhirnya Google turun tangan dengan meluncurkan smartphone sendiri untuk menunjukkan ‘jati diri’ OS Android yang sebenarnya.

SUSAH MENCARI AKSESORIS BERKUALITAS

Banyaknya varian smartphone Android di luar sana juga membuat masalah tersendiri, yakni susah mendapatkan aksesoris yang berkualitas tinggi seperti casing tambahan. Atau bahkan dapat aksesoris yang pas saja sudah beruntung.Ya, saat membeli sebuah smartphone Android keluaran baru, aksesorisnya mungkin baru keluar beberapa minggu bahkan bulan kemudian. Itu pun kebanyakan masih aksesoris dengan kualitas rendah, belum yang benar-benar awet dan tidak merusak smartphone bila salah pasang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *