MEMICU ANIES-SANDI LEBIH BAIK PIMPIN DKI

Memicu Anies-Sandi Lebih Baik

Memicu Anies-Sandi Lebih Baik, Kursi DKI 1 berganti Jabatan gubernur Jakarta kini diemban Anies Rasyid Baswedan. Wakil Sandiaga salahuddin Uno mereka melanjutkan pembangunan ibu kota selama lima tahun terakhir di pegang Jokowi, Ahok dan Djarot. Kepemimpinan  Anies dan Sandi mutlak mereka menang telak.

Pasangan ini berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta memperoleh 57.96 persen atau 3.240.987 suara. Sedangkan lawannya Ahok-Djarot hanya 2.350.366 duara atau 42.04 persen. Hari ini meraka bakal dilantik langsung oleh Presiden Joko widodo di Istana Negara.

Pertarungan sudah usai Pemerintah DKI Jakarta selam lima bulan dipegang Djarot saat Ahok masuk bui. Dia dinyatakan bersalah menistakan agama divonis dua tahun penjara, hanya lima bulan. Djarot mengemban jabatan singkat menggantikan posisi Ahok sebelumnya. Ahok juga mendapatkan posisi gubernur setelah Jokowi resmi menjadi presiden pada tahun 2014 lalu. Ketika belum tuntas menjalankan amanahnya memimpin dan membenahi ibu kota.

Pesta kemenangan dan perpisahan telah digelar Ahok dan Djarot telah menerima kekalahan. Tapi Djarot terus meminta massa pendukungnya tetap mendukung dan mengawasi pemerintahan selama lima tahun kedepan. Dalam lima bulan dari masa jabatan.

Djarot mengakui belum semua selesai. Tetapi dia telah mengunci semua celah kebocoran anggaran. Salah satunya lewat sistem e-budgeting. Dia juga memaparkan telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk ikut melakukan pengawasan keuangan daerah. Seperti bekerjasama dengan KPK, Kepolisian, BPK, BPKD dan DPRD. Sistem e-audit dibuatnya ini nanti akan mempermudah proses pengawasan dari berbagai lembaga telah bekerjasama.

Memicu Anies-Sandi Lebih Baik

ujuannya tak lain untuk membangun pemerintahan bersih. Terutama dari praktik tindak pidana korupsi. “Makanya selalu kita gencarkan sistem nontunai di dalam pengelolaan tata kelola keuangan daerah. Termasuk di dalam sistem pelayanan kepada masyarakat,” ujar Djarot kepada merdeka.com, pekan lalu.

Anies-Sandi diharapkan bisa lebih baik dibanding para pemimpin DKI Jakarta sebelumnya. Sebab selama lima tahun terakhir sudah dilakukan revitalisasi transportasi. Menurut Djarot salah satunya pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

Selain pembangunan MRT, pembangunan Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan dianggap sebagai terobosan. Pembangunan transportasi selama Jakarta dipegang Jokowi-Ahok-Djarot. Tak hanya itu, kata Djarot, pihaknya telah meneruskan proyek TransJakarta.

Semula hanya 11 koridor, kini setelah lima tahun menjadi 13 koridor. Belum termasuk tiap jalur penyangga dan penambahan bus baru Soal reklamasi, kata Djarot. Pembangunan pulau buatan di teluk Jakarta tak terlepas dari upaya penanggulangan dari pelbagai kemungkinan buruk bakal menimpa Jakarta.

Kata dia, pembangunan banyak pulau itu lantaran makin turunnya permukaan tanah. Sehingga air laut berada di atas permukaan tanah Karena itu. Proyek reklamasi dan proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) diharapkan akan bisa mencegah ancaman banjr air laut di Jakarta.

SILAKAN DIBACA: KANDASNYA MIMPI WARGA JAKARTA NIKMATI ANCOL SECARA GRATIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *