KEMUNCULAN RAMBUT GIMBAL DI DATARAN DIENG

Kemunculan Ranbut gimbal Di dataran Dieng, satu tahun lalu,Ulfi bocah yang kini berumur 3 tahun sempat di serang sakit panas.

Hampir sebulan ibu dan ayahnya pun sempat panik ,ibunya khawatir demam berkepanjangan tersebut bakal berujung buruk buat buah hatinya .

Perempuan berusia 28 tahun itu memeriksa anaknya kepuskesmas setempat,dokter mengatakan rambut gimalnya akan muncul atau tumbuh.

Diagnosa dokter puskesman tersebut mengurangi kekhawatirannya akan penyakit yang mengancam anaknya,dia lebih memilih sabar membesarkan anaknya.

Yang kini di beri predikat anak gembel,masyarakat dataran tinggi yang berada di wilaya administratif kabupaten Wonosobo Jawa Tengah  mempercayai.

Anak tersebut sebagai yang di pilih leluhur,pemangku adat masyarakat dieng,Noryono yang menjelaskan terpilihnya anak seperti itu Ulfi  di tandai dengan.

Munculnya Ranbut Gimbal,Ulfi terlahir seperti pada umunya ,namun pada perkembangannya leluhur memilih anak ini dan memberkahinya dengan penampilan fisik yang unik.

Rambut-rambut yang tumbuh di kepal ulfi saling menempel membentuk untaian besar,Noryono mengatakan kepercayaan masyarakat Dieng menyebut.

Rambut gimbal tersebut muncul lantaran ada makhluk yang mendiami tubuh Ulfi,Menurut haryono selalu ada anak berambut gimbal disebut sebagai.

Anak Bajang gembel di setiap generasi masyarakat Dieng, menyebutkan anak-anak ggembel merupakan titisan dari Mbah Dete dan Nini Dewi Roro Runci.

Nini Dewi ini di percaya berasal dari Roro kidul,dengan demikian mereka menyebut anak-anak gimbal sebagi titipan anak bajang,pemahan ini membuat.

Anak-anak gimbal punya posisi istimewa apa yang di inginkan anak gimbal harus di penuhi, sebab permintaan itu bukan berdasarkan keinginan sang anak.

Lantaran keperceryaan akan titisan leluhur yang mengalir di tubuh anak-anak rambut gimbal ,masyarakat menganggap rengekan ulfi sebagai perwujudan.

Permintaan leluhur yaiutu bajangnya yang minta dan semua permintaan si banhang harus dituruti ahli kebudayaan Jawa dari Universitas Indonesia .

Menyebut kepercayaan ihwal titisan leluhur merupakan ciri khas masyarakat Jwa,masyarakat memahami ada dunia gaib yang harus di hormati.

Penghormatab ini membuat masyarakat jawa selalu bisa memadukan budaya dan agama dalam praktik kehidupan mereka, keistimewaan yang di berikan masyarakat.

Dieng kepada anak gimbal ini merupakan cara mereka menghormati leluhur.puncaknya pengghargaan ini adalah upacara pemotongan rambut gimbal sesuai permintaan anak.

SILAKAN DIBACA : SUASANA KETENANGAN DI RUMAH LEWAT FENG SHUI

Satu tanggapan untuk “KEMUNCULAN RAMBUT GIMBAL DI DATARAN DIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *