KELUARGA GEN HALILINTAR

Bagaimana jika sebuah keluarga bisa menjadi salah satu tempat berkarya bersama?

Keluarga merupakan salah satu tempat kembali setelah kepada Yang Maha Kuasa. Selalu mendukung, kompak, dan selalu ada di saat anda sedang susah. Tentu akan sangat menyenangkan jika dapat berkarya bersama keluarga sendiri, seperti keluarga yang super rame ini yaitu Gen Halilintar.

Kisah keluarga ini cukup inspiratif dan dapat dicontoh semangat, kerja keras, hingga kesabarannya. Keluarga yang satu ini tidak lantas terkenal atau sukses dengan instan. Keluarga dengan 11 anak ini harus membangun keluarga mereka sedari nol hingga bisa seperti saat ini. eitss.. tunggu dulu nama halilintar sendiri memang di ambil dari nama sang ayah loh !! Halilintar Anofial Asmid Sebagai seorang ayah dari kesebelas anaknya, sosok Hali selalu berusaha memberikan contoh yang baik. Hali mengajari kesebelas putra dan putri mereka bagaimana mengenal Tuhan, cara berbisnis, dan menjalin hubungan yang baik sesama manusia.

Pada tahun 2015 Dengan judul My Family My Team karena tulisan sang ibu, Lenggogeni Faruk atau biasa yang di panggil geni. Buku ini banyak diminati pembaca dan menceritakan kisah tentang semua perjalanan keliling dunia keluarga ini dalam hal berbisnis. Dalam perjalanan bisnis tersebut, Gen ini memboyong seluruh anaknya tanpa adanya bantuan dari asisten rumah tangga. dan telah melakukan perjalanan ke lebih dari 100 negara mereka percaya apabila salah satu kunci sukses orang-orang terdahulu adalah berkelana.

Mereka memulai semuanya dari nol Pada awalnya. Atta pun menceritakan kalau dulu, ia dan sang ayah sempat berjualan karpet mulai dari satu rumah ke rumah yang lain. Bahkan jika ia pernah terjatuh dari pangkuan sang ibu ketika naik bus karena lelah berjualan. Meskipun memulai semua nya dari angka nol, pasangan ini tidak lupa dengan pendidikan anaknya. Hanya Atta sendiri yang pernah sekolah di pendidikan formal setingkat Sekolah dasar dan Sekolah menengah pertama. Maka sebagian besar dari kesebelas anaknya menempuh jalur pendidikan home schooling plus. dimana tidak perlu repot-repot pergi ke sekolah jadwalnya juga lebih fleksibel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *