INDONESIA DARURAT PERCERAIAN

Indonesia Darurat Perceraian, Menikah merupak sesuatu yang di inginkan semua orang namun dalam menjalani suatu pernikahan.

Yang harmonis dan utuh bukanlah hal yang sangat mudah untuk di jalani, sifat tingkah laku dan sikap yang di tunjukan.

Sebelum menikah maupun sesudah menikah sangat lah berbeda dan dalam berumah tangga seseorang bisa merasakan senang sedih suka dan duka.

Awal pernikahan memang kita merasa bahagia karena hidup bersama pasangan kita dengan hubungan yang lebih dekat sangat lah membahagiakan.

Tapi suatu hubungan rumah tangga yang di jalani tidak selamnya berjalan sesuai dengan keinginan kita karena banya problem yang terjadi dalm rumah tangga.

Seperti kesala pahaman dalm suatu masalah baik beruma materi dan suatu sikap yang tidak menghargai dan lain sebagainya  menjadi sebuah.

Pertengkaran dan berujung pada perceraian ketahui lah perceraian bukan salah satu solusi yang terbaik apa dengan anda yang memiliki anak.

Akan Tetapi Angka perceraian saat ini sangat lah meningkat baik itu dari kalangan artis maupun orang bisa di seluruh Indonesia semakin meningkat.

Hanya pada satu tahun saja angka perceraian sempat turun yankni 2011 sebanya 158.119 rubu perceraian dari 285.184 ribu sidang

Adapun rekor angka perceraian tertinggi dalam setahun terjadi pada tahun 2012 kala itu palu hakim yang mengesahkan perceraian

Di ketok 372.557 kali artinya terjadi 40 perceraian setiap jam di indonesia tren tersebut mengkhawatirkan pemerintah lantaran mengindikasikan rapunya .

Institusi perkawinan saat ini dampak sampingannya yang langsung terasa adalah gangguan psikologis bagi anak.

Selain itu data tersebut menunjukan sepertiga penggugat berusia dibawah 35 tahun,Maraknya pernikahan muda selam satu tahun dekade.

Terakhir ternyata berbanding lurus dengan tinggi perceraian ,Badan kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional tiga tahun lalu sudah mengngatkan.

Angka perceraian di indonesia menjadi yang tertinggi dia Asia pasifik.namun laju keputasan suami istri membubarkan biduk rumah tangga tak kunjung surut.

Persepsis masyarakat tentang perceraian biasanya menghinggapi kalangan selebritis,hal ini ditunjang pemberitaan persoalan pribadi kalangan artis infotainment.

Fakta mereka yang lebih banyak bercerai justru orang biasa suami istri yang bisa jadi merupakan tetangga atau sanak familikita.

 

SILAKAN DIBACA  : BAIK SAJA TIDAK CUKUP DALAM HIDUP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *