HUKUM CAMBUK YANG BERLAKU DI ACEH

Hukum  Cambuk Yang Berlaku Di Aceh , Seorang penjualan minum keras di Banda Aceh di cambuk 38 kali di depan umum.

Ini merupakan kasus cambuk perdana bagi penjual minuman memabukkan eksekusi cambuk berlangsung di halaman Masjid Syuhada Lamgugop.

Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh,ratusan warga memadati lokasi Usai di bawa dengan mobil tahanan  para terpidana cambuk kemudian di masukan.

Ke sebuah ruangan penjualan minum keras yang di cambuk seorang pri yang berusia 61 tahun dia di cambuk oleh kedua eksekutor , setelah selesai 20 kali sabetan.

Rotan kemudian berpindah tangan ke eksekutor kedua Acong mengenakan baju putih dan dikawal beberapa petugas. Ini kasus pertama penjual mira dicambuk.

Selain miras empat terpidana kasus judi juga mendapatkan hukum cambu dan juga berhubungan mesum juga mendapatkan hukuman cambuk.

Mereka yang mendapatkan hubungan cambuk sebelumnya menjalani prose huku yang berlaku dan memiliki pengurngan masa tahan sesui dengan kasus yang di jalani.

Setelah mendapat kan hukuman cambuk semua tahankan meninggalkan tanpa pengawalan ,mereka sudah bebas dan kembali ke tempat masing masing.

Hukuman yang berjalan di Aceh ini bertujuan membuat para pelaku menjadi jerah dan tidak akan mengulangi kesalahan di kemudian  hari.

Dan hukuman cambuk juga berlaku ke suam orang baik untuk wanita mau punpria Begitu pula dengan Wanita mudah.

Atau pun wanita remaja seperti yang di lansir, salah satu wanita muda yang ber umur 20 tahun juga mendapatkan hukuman cambuk karena kedapatan.

Berbuat mesum begitu indetitasnya di baca dan dipersilahkan naik ke panggung eksekusi terlihat tegang, ia berjalan dengan wajah menunduk.

Berbeda dengan pria di perisilakan duduk bersimpu di panggung kemudian dieksekusi oleh algojo,satu persatu jilitan rotan mendarat di punggung.

Perempuan tersebut tiap di cambuk ia meringis menahan sakit, semenatra di luar pagar warga bersorak menyaksikan diekesekusi dan pasa cambukan.

Ke lima wanita tersebut tiba tiba terkulai lemas dan jatuh di atas panggung. petugas medis bersama polisi syariaj kemudian membopongnya ke ambulan.

Hukuman tersebut akan berlanjut selamanya untuk yang melanggar aturan yang ada dan undang udang yang ada di Aceh

 

SILAKAN DIBACA  : ALAS PURWO TEMPAT WISATA PARA SPRITUALIS

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *