DIDUGA TERUSIK, DAHREN TEGA MENGHABISI TETANGGANYA

DIDUGA TERUSIK, DAHREN TEGA MENGHABISI TETANGGANYA

Diduga terusik, Dahren tega mengahabisi tetangganya. Motif pembunuhan ini karena, seorang pria di Mandailing Natal(Madina), Sumut, merasa dirinya terusik dengan suara bising, yang di keluarkan tetangganya. Nekat duel dengan tetangganya yang berisik, dua orang tewas terbunuh di tangan pria tersebut. Dahren merasa sakit hati karena suara tersebut, karena keadaan Ibunya yang sakit, membuat hati Dahren terluka.

Pembunuhan yang dilakukan oleh Dahren, menghebohkan seluruh warga yang tinggal disana. Diduga orang yang dihabisinya tersebut bernama Nasron Rangkuti, dan adiknya Mirwan Rangkuti, dan akhirnya diri nya menyerahkan dirinya sendiri. Dan Dahren juga mengaku bahwa dirinya sakit hati, seperti yang sudah di sampaikan. Peristiwa ini juga kerap terjadi dilingkungan masyarakat. Dahren sempet menegur tetangga nya tersebut, namun tidak ada respon dari kedua tetangganya. Dahren pun pulang kerumah mengambil senjata(parang),dan Nasron juga mengambil parang, perkelahian pun terjadi Nasron sempat membacok lengan kiri Dahren, Namun dia akhirnya tewas di tangan Dahren.

DUA KORBAN TEWAS KARENA PERISTIWA DAHREN.

Adik Nasron merasa tidak senang kakak nya terbunuh,adik Nasron yang bernama Mirwan juga langsung mengambil senapan angin.Namun disaat Mirwan mengambil senapan angin, Dahren disini melihat aksi adik nya tersebut,Dahren langsung mengambil langka kaki seribu, menghampiri Mirwan dan membacok bahu Mirwan, penjelas dari tetangga lain yang bernama Irsan.

Dahren sempat melarikan diri terlebih dahulu, sebelum dirinya menyerahkan dirinya sendiri pada pukul 15.00 Wib. Kepala Desa Pardomuan, Mahilu Nasution, menyampaikan ke polisi bahwa Dahren ingin menyerahkan diri.Saat diamankan, Dahren mengalami bacokan dari Nasron dibagian lengan kiri bagian siku. Dan tersangka sudah di bawa kerumah sakit untuk diberikan perawatan, ujar seorang saksi Irsan. Polisi masih mendalami kasus ini, dan mengamankan beberapa bukti yang ada di kejadi, dari sebilah parang dan sepucuk senapan angin. Kelanjutannya masih di pertimbangkan hukuman yang akan di tetapkan kepada Dahren, Mau itu berat ataupun ringan akan di tetapkan oleh pihak kepolisian.

Untuk berita yang lain nya bisa di klick disini.

dikutip dari: Merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *