CHINA KINI KEMBALI MENGAMBIL ALIH MEMUDARNYA PENGARUH AMERIKA

China Kini Mengambil Alih

China Kini Mengambil Alih, Hanya dalam waktu satu tahun presiden Amerika Serikat Donald Trump. Telah mengubah  pandangan orang Asia terhadpa Amerika kini pengaruh Amerika di Asia , Jepang, Australia dan Korea Selatan kini kian memudar. Aset militer atau kedutaan besar yang di tutup namun jargon Amerika lebih dulu dari pemerintah Trump. Telah membuat orang Asia tidak lagi tertarik pad Negeru Paman Sam dan hal ini cukup berdampak serius.

Ketidakpastian komitmen AS terhadap Asia memicu para pemimpin negara untuk saling memperkuat kerja sama. Guna bersiap ketika AS tidak lagi menkadi penompang negara mereka. Masuo menilai China tampaknya akan mengambil kesempatan ini untuk membuktikan kekuatan pengaruhnya doa Asia. Pada Juli 2021 adalah ulang tahun ke-100 partai komunis China. Dan menurut sya Xi jinping akan menunjukkan ke[ad rakyat bahwa China akan  menjadi kekuatan dominan  di  Asia pad saat itu.Pengamat dari  Institut Yusuf Ishak Ian Storey mengatakan di Asia Tenggara.

China Kini Mengambil Alih

Persaingan paling jelas As dan China terlihat di Laiut China Selatan. Sejak Trump masuk gedung Putih ketegangan di laut China Selatana terus memudar. Seiring Washington dan Beijing lebih menyoroti kawasan Semenanjung Korea. Ditengah rawannya situasi di Semenanjung Korea Negeri Tirai Bambu. Tidak mengendurkan aktivitasnya membangun pangkalan udara dan radar  di Laut China Selatan. Beberapa negara di Asia Tenggara kota Storey adalah Vietnam beberapa tahun belakangan. Vietnam menjadi sekutu dekat AS dengan menjalin kerja sama keamanan dan pertahanan. Storey mengatakan jika Vietnam juga kemudian berpaling ke Beijing maka itu akan mengejutkan .

Di Asia Selatan baru dua pekan memasuki 2018 Panglima militer India jenderal Bipin Rawat.  Mengatakan kini sudah waktunya bagi India untuk mengubah fokus pertahannya ke sebelaj utara di perbatasan dengna China. Komentar Rawat itu membuat Beijing berang dan mendapatkan tanggapan dari Kementerian Luar Negeri China. Pengamat dari Pusat Penelitian kebijakan di New Delhi, Bharat Karnad. Mengatakan langkah India ini Seharunya sudah dilakukan sejak lama.

SILAKAN DIBACA:  GUBERNUR ITU BUKANLAH SEORANG BOS

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *