BRIMOB SUDAH DI ARAHKAN 5.630 PRESONILNYA UNTUK DEMO AHOK 4 NOVEMBER

BRIMOB SUDAH DI ARAHKAN 5.630 PRESONILNYA UNTUK DEMO AHOK 4 NOVEMBER

Polri mengerahkan 5.630 personel Brimob untuk mengamankan demo gabungan organisasi masyarakat (ormas) Islam pada 4 November nanti. Aksi tersebut mendesak kepolisian menindaklanjuti laporan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Ribuan personel Brimob diperbantukan (BKO) dari 15 Polda di Indonesia. Nantinya para personel Brimob disebar dibeberapa wilayah seperti Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bandara Soekarno Hatta.

Di Jakarta Pusat, sebanyak 3.230 personel Brimob dengan jumlah pengamanan terbanyak berada di kawasan Istana Negara dengan 600 anggota Brimob Polda Metro Jaya. Sementara jumlah pengamanan di Balai Kota sebanyak 200 anggota Brimob Polda Jatim.

Di Jakarta Barat sebanyak 200 anggota Brimob Polda Bangka Belitung akan bersiaga di kawasan Taman Anggrek dan Taman Sari. Kemudian 500 personel Brimob dari Polda Sumsel dan NTT masing-masing akan fokus mengamankan lima wilayah di Jakarta Utara.

Lalu di Jakarta Selatan sebanyak 300 anggota Brimob dari Polda Lampung masing-masing akan mengamankan kawasan Blok-M, Kuningan, dan Pondok Indah. Di Jakarta Timur sebanyak 200 personel Brimob dari Polda Bengkulu bersiaga di Pasar Jatinegara, PGC Cililitan dan Cawang UKI.

Kemudian 100 personel Brimob dari Polda Sumatera Barat akan bersiaga di Bandara Soekarno Hatta. Pengamanan siaga dilakukan di kawasan silang Monas, Mabes Polri, Polda Metro, dan PTIK dengan jumlah Brimob bersiaga mencapai 1.100 personel.

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar membenarkan pihaknya menerjunkan ribuan anggota Brimob untuk mengawal demo tersebut. Diakuinya, Brimob yang diperbantukan itu berasal dari sejumlah Polda di Indonesia.

untuk membantu mengawal jalannya unras,  maka kami akan gerakan seluruh brimob untuk tidak terjadi yang tidak kita ingin kan . Makan Brigjen Pol Agus Rianto  mengeraka seluruh anggota brimo untuk berjaga di seluruh tempat biar tidak terjadi yang tidak di ingin kan.” kata Boy saat dikonfirmasi.

Menurut Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto, pengamanan tersebut bersifat situasional sesuai kebutuhan. “Pengamanan memang kita siapkan, hanya untuk lokasi disesuaikan dengan kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *